Saat amandel meradang, tenggorokan menjadi lebih peka terhadap berbagai jenis makanan dan minuman, sehingga menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman saat mengonsumsinya, keluhan ini dapat terjadi pada anak maupun orang dewasa.
Maka dari itu, penting untuk memahami pantangan makanan bagi penderita radang amandel agar rasa nyeri dan tidak nyaman bisa diminimalkan.
Dan dengan menghindari pantangan tersebut, proses penyembuhan pun bisa berjalan lebih cepat.
Daftar Pantangan Makanan Radang Amandel yang Harus Dihindari
Ikan yang banyak duri
Karena duri ikan dapat melukai tenggorokan dan memperparah rasa nyeri. Luka akibat duri ikan juga berisiko memperlambat penyembuhan dan memicu infeksi.
Jika tetap ingin mengonsumsi ikan, pilih jenis yang minim duri atau telah dibersihkan dengan sempurna, seperti ikan kakap, tuna, atau salmon.
Ikan asin
Kandungan garam yang tinggi pada ikan asin dapat mengiritasi area tenggorokan, sehingga membuat jaringannya menjadi kering dan tidak nyaman. Selain itu, proses pengawetannya kadang menghasilkan senyawa yang bersifat mengiritasi.
Kafein dan alkohol
Minuman berkafein seperti kopi, teh pekat, dan minuman berenergi dapat memicu kekurangan cairan, sehingga memperburuk kondisi radang amandel. Selain itu, alkohol juga sebaiknya dihindari karena dapat mengiritasi lapisan amandel.
Makanan pedas
Mengandung senyawa yang dapat mengiritasi amandel. Rasa panas dari cabai dan bumbu pedas lainnya juga dapat memicu peningkatan asam lambung yang naik ke tenggorokan, sehingga peradangan menjadi semakin parah.
Produk susu dan olahannya tinggi lemak
Keju, es krim, dan yoghurt, dapat meningkatkan produksi lendir di tenggorokan, sehingga akan menimbulkan rasa tidak nyaman dan memicu batuk yang dapat mengiritasi amandel.
Jika tetap ingin mengonsumsi susu, sebaiknya pilih susu rendah lemak dalam jumlah terbatas atau ganti dengan alternatif seperti susu kedelai yang lebih mudah dicerna.
Makanan dan ninuman yang asam
Buah-buahan seperti jeruk, lemon, nanas, dan tomat memiliki kandungan asam yang dapat mengiritasi amandel dan menimbulkan rasa perih. Sementara itu, minuman bersoda serta jus buah yang asam juga sebaiknya dihindari.
Makanan renyah dan keras
Kerupuk, keripik, biskuit kering, dan kacang-kacangan, dapat melukai permukaan amandel yang sedang meradang. Selain itu, jenis makanan ini juga cenderung lebih sulit ditelan.
Minum dingin
Dapat membuat tenggorokan terasa kaku dan lebih nyeri. Suhu dingin juga akan menyempitkan pembuluh darah, sehingga aliran darah yang berperan dalam proses penyembuhan menjadi terhambat. Meski minum yang dingin sesaat terasa melegakkan, efek ini justru berisiko memperlambat pemulihan.
Baca juga:
Gejala dan penyebab radang amandel
Tips Perawatan Radang Amandel
- Konsumsi makanan lembut dan hangat seperti sup ayam, bubur, atau kentang tumbuk.
- Perbanyak minum air putih yang hangat untuk menjaga kelembapan tenggorokan.
- Hindari rokok dan paparan asap karena dapat mengiritasi tenggorokan serta memperparah peradangan.
- Hindari seluruh pantangannya yang telah dijelaskan di atas secara konsisten.
- Istirahat yang cukup penting untuk membantu tubuh melawan infeksi dan mempercepat pemulihan.
- Berkumur dengan air garam hangat dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri pada amandel. Larutkan setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat, lalu berkumurlah selama 30 detik sebanyak 3 atau 4 kali sehari.
Kesimpulan
Penderita radang amandel sebaiknya untuk sementara waktu menghindari berbagai makanan dan minuman, mulai dari ikan yang memiliki banyak duri, makanan pedas, asam, dan keras, hingga minuman dingin.
Dengan menghindari berbagai pantangan tersebut serta disertai perawatan yang tepat, proses penyembuhan dapat berlangsung lebih baik.