Waspada Abses Payudara: Mengidentifikasi Penyebab dan Mengenali Gejalanya

Dalam artikel ini kami membahas secara mendalam tentang penyebab dan gejala abses payudara.

Apa Itu Abses Payudara?

Abses payudara atau dikenal juga dengan sebutan mastitis merupakan bisul atau benjolan pada payudara yang biasanya berisi nanah yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Abses payudara memang lebih sering terjadi pada wanita, namun pria bisa juga terjadi meski sangat jarang.

Tanda yang muncul berupa pembengkakan berwarna merah muda hingga kemerahan, hangat atau panas saat disentuh.

Paling sering, abses payudara ditemukan di bawah puting susu atau di areola, namun bisa juga terjadi di area manapun di payudara.

Perlu dicatat bahwa peradangan payudara dapat disebabkan oleh penyebab yang lebih serius, seperti kanker payudara, dan harus selalu diwaspadai, terutama bila terjadi pada wanita pascamenopause.

Penyebab Abses Payudara

Ada banyak penyebab abses payudara, semuanya melibatkan masuknya bakteri staphylococcus aureus ke dalam jaringan payudara. Sebagian besar, namun tidak semua, abses payudara terjadi pada wanita menyusui.

1. Menyusui

Abses payudara paling sering terjadi saat menyusui, terutama pada tiga bulan pertama pasca melahirkan.

Selama periode ini, payudara lebih terbuka terhadap invasi bakteri dan saluran susu tersumbat sehingga memungkinkan bakteri berkembang biak.

Ibu yang baru lahir harus sangat berhati-hati dalam menjaga kebersihan area payudara.

Pengosongan payudara yang tidak memadai selama menyusui juga menciptakan peluang berkembangnya abses payudara.

Masalah ini lebih mungkin terjadi saat bayi disapih dan jarak waktu antar menyusui lebih lama.

2. Puting Sakit

Selain kemungkinan bakteri masuk ke saluran susu melalui puting saat menyusui, ada alasan lain yang bisa menyebabkan abses payudara.

Cedera payudara, tindik pada puting, atau puting yang sakit atau pecah-pecah dapat membuat kemungkinan terjadinya abses payudara.

3. Faktor Risiko Lain Abses Payudara

Wanita yang merokok, menderita diabetes, menggunakan steroid, mengidap HIV, atau sedang menerima pengobatan antikanker tertentu lebih mungkin mengalami abses payudara dibandingkan populasi umum.

Gejala Abses Payudara

Ada beberapa gejala umum yang perlu diketahui terkait abses payudara, antara lain:

  • Nyeri pada payudara
  • Pembengkakan atau benjolan di payudara
  • Sensasi hangat, nyeri saat ditekan, dan kemerahan pada area payudara
  • Demam, menggigil, dan perasaan tidak enak badan
  • Keluarnya cairan dari puting susu yang tidak biasa
  • Pembengkakan atau lunak kelenjar getah bening di ketiak dekat payudara yang terkena

Ingatlah untuk selalu menjaga kesehatan payudara. Semoga artikel ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik untuk pembaca.

Tinggalkan Komentar Disini…