Apa Itu Propolis? Cari Tahu Sekarang

Photo of author
Team Lasehatin
Update:

Pernahkah mendengar tentang zat alami yang dihasilkan lebah madu? Ya, itulah yang disebut dengan propolis, merupakan getah lengket yang dikumpulkan lebah dari berbagai sumber tumbuhan, kemudian diolah menjadi pelindung sarang mereka.

Lebah menggunakan propolis untuk menambal celah, memperkuat struktur sarang, serta melindungi sarang dari berbagai ancaman luar.

Beberapa Fakta Tentang Propolis

  • Terbuat dari getah serta lilin yang diambil oleh lebah dari beragam tumbuhan, termasuk tunas pohon dan pucuk daun. Bahan ini juga mengandung minyak esensial, serbuk sari, dan enzim.
  • Warna berbeda-beda, mulai dari hijau, coklat, sampai hampir hitam, tergantung pada asal tumbuhan dan lokasi wilayah.
  • Memiliki wangi yang unik, manis, dan mirip dengan getah dari tanaman.
  • Berguna bagi kesehatan tubuh.

Kandungan Lengkap Propolis

kandungan propolis

Para peneliti telah berhasil menemukan lebih dari 300 senyawa aktif yang terdapat dalam propolis.

Di antara ratusan senyawa tersebut, beberapa kelompok utama meliputi asam fenolik, berbagai jenis flavonoid, senyawa ester, diterpen, asam sinamat, asam benzoat, seskuiterpen, lignan, aldehida aromatik, asam amino esensial, asam lemak, minyak atsiri, berbagai vitamin, serta mineral.

Setiap kelompok senyawa tersebut memiliki peran dan fungsi khusus yang berperan pada khasiat propolis secara keseluruhan.

Khasiat Propolis bagi Kesehatan

Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Propolis dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sebab mempunyai senyawa fenolik dan flavonoid. Cara kerjanya yaitu meningkatkan jumlah sel darah putih, memproduksi antibodi, serta mendorong pertumbuhan sel B dan T.

Mempercepat Penyembuhan Luka

Dengan kandungan flavonoid dan asam fenolik juga mampu mempercepat proses penyembuhan luka, khususnya bagi mereka yang menderita diabetes.

Melindungi Tubuh dari Infeksi Virus

Di era modern ini, perlindungan terhadap infeksi virus menjadi perhatian yang semakin penting. Propolis memiliki senyawa flavonoid khusus seperti flavon dan flavonol yang telah dikenal memiliki aktivitas melawan berbagai jenis virus.

Merawat Kulit

Propolis memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, antibiotik, dan antialergi yang membantu merawat kulit, seperti mengatasi infeksi jamur, sariawan, luka bakar, jerawat, serta menjaga kelembapan kulit.

Mengatasi Infeksi Bakteri

Zat flavanol, asam kafeat, flavonoid, dan pinocembrin pada propolis memiliki kemampuan yang baik dalam melawan berbagai jenis bakteri penyebab penyakit.

Meredakan Pilek dan Sakit Tenggorokan

Propolis mempunyai sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang bisa membantu meredakan peradangan di saluran pernapasan akibat pilek dan sakit tenggorokan.

Meningkatkan Fungsi Ginjal

Efek anti-inflamasi, antioksidan, dan imunomodulator pada propolis bertugas mengurangi kehilangan protein dalam urin, sehingga baik untuk penderita gangguan ginjal.

Mengatasi Radang Sendi

Berkat sifat anti-inflamasi dan antioksidan dari flavonoid, propolis bisa membantu meredakan peradangan dan rasa sakit yang dialami penderita radang sendi.

Mencegah Kanker

Meskipun propolis bukanlah pengganti terapi untuk kanker, berbagai penelitian menunjukkan bahwa propolis memiliki potensi membantu mencegah atau menghambat perkembangan kanker.

Kandungan resin, flavonoid, dan asam fenolik dalam propolis telah dipelajari aktivitasnya terhadap berbagai jenis sel kanker, termasuk kanker kulit, pankreas, prostat, hati, paru-paru, lambung, kolorektal, payudara, dan mulut.

Penutup

Setelah mengetahui secara mendalam tentang propolis, kita dapat menyimpulkan bahwa propolis merupakan salah satu anugerah alam yang patut kita syukuri.

Jika memilih propolis, pastikan memperolehnya dari sumber yang terpercaya.

Lihat Produk Herbal

Tulis Tanggapan atau Pertanyaan Disini …