Pantangan Makanan Ginjal Bocor

Photo of author
Team Lasehatin
Update:

Mengalami masalah ginjal bocor atau nefrotik sindrom memang bikin khawatir. Kondisi ini terjadi akibat ginjal mengalami kerusakan pada filter kecilnya, sehingga protein yang seharusnya tersimpan justru ikut keluar bersama urine.

Salah satu poin penting yang perlu diperhatikan adalah asupan makanan sehari-hari. Karena tidak semua makanan maupun minuman boleh dikonsumsi bebas oleh penderita ginjal bocor, tujuannya supaya mengurangi beban kerja ginjal dan kondisinya lebih terjaga.

Daftar Makanan Pantangan Ginjal Bocor

Makanan olahan (keripik, sosis, nugget)

Produk-produk tersebut mengandung natrium super tinggi sebagai pengawet dan penambah rasa. Satu porsi kecil keripik kentang saja bisa mengandung 200-300 mg natrium, sementara sosis atau nugget bisa mencapai 400-600 mg per sajian.

Padahal, penderita ginjal bocor disarankan membatasi asupan natrium hanya sekitar 1.500-2.000 mg per hari.

Makanan cepat saji

Burger, pizza, ayam goreng tepung, kentang goreng, semua ini memang enak dan menggiurkan. Tapi tahukah kalau satu porsi burger bisa mengandung lebih dari 1.000 mg natrium? Belum lagi kalau ditambah kentang goreng.

Makanan cepat saji juga biasanya tinggi lemak jenuh yang bisa memicu peradangan dan memperburuk fungsi ginjal.

Makanan kalengan yang tinggi natrium

Kornet, sarden, buah kalengan, hingga sayuran dalam kaleng semuanya diawetkan dengan garam dalam jumlah banyak. Meski praktis dan tahan lama, makanan kalengan mengandung natrium yang jauh lebih tinggi dibanding makanan segar.

Kalau memang terpaksa mengonsumsi makanan kalengan, pilih yang berlabel “low sodium” atau “no salt added”, lalu bilas dulu dengan air mengalir sebelum dimasak.

Daging merah

Daging sapi, kambing, atau domba mengandung protein hewani dalam jumlah tinggi. Selain itu, daging merah juga kaya akan purin yang bisa meningkatkan asam urat dan memberatkan kerja ginjal.

Kalau memang penggemar steak atau rendang, sebaiknya mulai kurangi porsinya atau ganti dengan sumber protein yang lebih ringan seperti ikan laut atau ayam tanpa kulit dalam porsi terbatas.

Ikan tuna dan salmon

Tunggu dulu, bukannya ikan itu sehat? Betul, tapi tidak semua ikan cocok untuk penderita ginjal bocor. Ikan tuna dan salmon memang kaya omega-3 dan protein berkualitas tinggi, namun kandungan proteinnya yang sangat tinggi bisa jadi beban bagi ginjal yang sedang bermasalah. Satu porsi salmon (100 gram) bisa mengandung hingga 25 gram protein. Jadi konsumsinya perlu sangat dibatasi dan disesuaikan dengan anjuran ahli gizi.

Telur

Terutama bagian kuningnya, mengandung protein dan fosfor yang cukup tinggi. Meski putih telur sering disarankan sebagai sumber protein, penderita ginjal bocor tetap harus membatasi jumlahnya. Konsumsi telur sebaiknya tidak lebih dari 2-3 butir per minggu, tergantung kondisi dan saran dari ahli kesehatan yang menangani.

Produk susu

Memang kaya kalsium dan protein, tapi juga tinggi fosfor. Segelas susu sapi (250 ml) mengandung sekitar 250 mg fosfor, sementara keju bisa mencapai 300-500 mg per 100 gram. Yogurt juga termasuk dalam kategori ini. Bagi penderita ginjal bocor, konsumsi produk susu perlu sangat dibatasi atau bahkan dihindari sama sekali.

Kacang-kacangan

Kacang tanah, kacang almond, kacang mete, dan jenis kacang-kacangan lainnya memang bergizi tinggi. Sayangnya, mereka juga mengandung fosfor dan protein dalam jumlah besar.

Bila memang suka camilan kacang, sebaiknya ganti dengan buah-buahan yang rendah kalium seperti apel atau pir.

Minuman bersoda dan energi

Minuman bersoda mengandung asam fosfat yang tinggi. Satu kaleng soda bisa mengandung 50-100 mg fosfor dalam bentuk aditif yang lebih mudah diserap tubuh.

Sementara itu, minuman energi tidak kalah bahayanya karena memiliki fosfor, kafein dan gula tinggi yang bisa memperburuk kondisi ginjal. Lebih baik minum air putih.

Buah pisang

Bagi penderita ginjal bocor, pisang justru menjadi pantangan karena bisa menyebabkan penumpukan kalium dalam darah yang berisiko mengganggu irama jantung.

Kentang

Baik yang digoreng, direbus, atau dipanggang, sangat tinggi kalium. Satu buah kentang ukuran sedang bisa mengandung 900 mg kalium, hampir setengah dari kebutuhan harian orang sehat!

Jika sangat ingin makan kentang, ada trik untuk mengurangi kandungan kaliumnya: kupas, potong kecil-kecil, lalu rendam dalam air selama beberapa jam sebelum dimasak. Tapi tetap saja, konsumsinya harus dibatasi.

Bayam

Sayuran hijau memang sehat, tapi bayam termasuk sayuran tinggi kalium. Satu cangkir bayam matang mengandung sekitar 800 mg kalium.

Selain itu, bayam juga mengandung oksalat yang bisa meningkatkan risiko batu ginjal. Sebagai gantinya, bisa memilih sayuran rendah kalium seperti kol atau timun.

Penutup

Menghindari berbagai jenis makanan pantangan seperti yang telah dijelaskan di atas, merupakan suatu keharusan bagi penderita ginjal bocor, supaya menjaga fungsi ginjal itu sendiri serta mencegah kondisi semakin parah.

Baca juga:
Penyebab dan cara mencegah ginjal bocor

Lihat Produk Herbal

Tulis Tanggapan atau Pertanyaan Disini …