Gejala dan Pantangan Asam Urat

Photo of author
Team Lasehatin
Update:

Asam urat merupakan kondisi yang terjadi ketika kadar purin dalam tubuh meningkat hingga membentuk kristal di persendian.

Oleh sebab itu, penting untuk mengenali gejala asam urat sejak dini. Selain itu, memahami pantangan makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari juga bisa membantu menjaga kadar asam urat tetap normal dan mencegah kekambuhan.

5 Gejala Asam Urat

1. Nyeri pada Sendi

Rasa nyeri tajam pada area persendian dapat muncul secara tiba-tiba tanpa peringatan. Sensasinya sering digambarkan seperti ditusuk atau diremas, sehingga membuat penderitanya kesulitan menggerakkan bagian tubuh yang terdampak. Rasa sakit ini bisa bertahan mulai dari beberapa jam hingga beberapa hari, tergantung pada tingkat keparahan kondisi yang dialami.

2. Nyeri Saat Pagi atau Malam Hari

Rasa nyeri pada persendian cenderung lebih terasa di pagi hari saat baru bangun tidur atau di malam hari menjelang istirahat. Hal ini terjadi karena tubuh berada dalam posisi diam cukup lama, sehingga kristal asam urat lebih mudah mengendap di area sendi.

Akibatnya, banyak penderita mengalami kekakuan dan kesulitan saat berjalan atau mulai bergerak di pagi hari karena sendi terasa sangat sakit sekali.

3. Nyeri Berulang pada Sendi

Serangan nyeri pada persendian akibat asam urat dapat muncul berulang, mulai dari beberapa kali dalam sebulan hingga hampir setiap minggu pada kondisi yang lebih parah. Pola kekambuhan ini menunjukkan bahwa kadar asam urat dalam tubuh masih tinggi dan belum terkontrol dengan baik.

Karena itu, penting untuk memperhatikan kapan dan seberapa sering rasa nyeri muncul, sehingga pemicu kekambuhan bisa lebih mudah dikenali dan dihindari.

4. Sendi yang Sering Terdampak

Tidak semua sendi mengalami dampak yang sama saat terkena asam urat. Bagian yang paling sering terdampak meliputi jempol kaki, pergelangan kaki, lutut, jari tangan, dan pergelangan tangan.

Dari semua bagian, jempol kaki adalah yang paling mudah terkena, karena posisinya di ujung tubuh dan suhunya cenderung lebih dingin, sehingga lebih mudah terbentuk kristal.

Ketika serangan asam urat terjadi, sendi yang sakit biasanya sangat sensitif, bahkan sedikit sentuhan saja bisa menyebabkan rasa sakit yang cukup hebat.

5. Pembengkakan Sendi

Area persendian yang terkena asam urat biasanya tampak bengkak, memerah, dan terasa hangat saat disentuh. Kulit di sekitarnya juga bisa terlihat mengkilap serta terasa kencang akibat peradangan.

Pada beberapa kasus, pembengkakan ini dapat disertai rasa gatal atau rasa terbakar di sekitar sendi yang meradang.

Baca juga:
Penyebab, pencegahan dan dampak asam urat

Pantangan Makanan dan Minuman Asam Urat

Jeroan

Bagian dalam hewan seperti hati, ginjal, usus, ampela, dan otak memiliki kadar purin yang sangat tinggi. Konsumsi jeroan akan meningkatkan kadar asam urat dengan cepat.

Daging merah

Daging sapi, kambing, dan domba adalah jenis makanan yang mengandung banyak purin. Jika tetap ingin mengonsumsinya, sebaiknya pilih bagian yang rendah lemak serta jangan mengonsumsi terlalu banyak.

Seafood

Berbagai hasil laut seperti udang, kerang, cumi-cumi, kepiting, sarden, dan ikan teri mengandung purin dalam kadar yang cukup tinggi.

Sebagai alternatif, kita bisa memilih ikan dengan kandungan purin yang lebih rendah seperti salmon atau tuna, namun tetap dalam jumlah yang terbatas.

Sayuran tertentu

Beberapa jenis sayuran seperti bayam, asparagus, kacang polong, kembang kol, dan jamur memang mengandung purin. Namun, purin yang berasal dari sayuran umumnya tidak memberikan dampak sebesar purin dari daging atau hasil laut.

Karena itu, sayuran tersebut masih dapat dikonsumsi dalam jumlah wajar dan tidak perlu dihindari sepenuhnya, cukup dibatasi porsinya sesuai kebutuhan.

Minuman manis

Minuman dengan kandungan fruktosa tinggi, seperti minuman bersoda, jus kemasan, dan minuman energi, dapat meningkatkan produksi asam urat. Hal ini terjadi karena fruktosa akan dipecah menjadi purin, yang kemudian diubah menjadi asam urat. Oleh karena itu, lebih baik mengganti minuman manis tersebut dengan air putih yang lebih sehat dan aman.

Alkohol

Konsumsi alkohol, terutama bir, dapat menghambat proses pembuangan asam urat dari tubuh. Bir juga mengandung purin yang cukup tinggi.

Selain bir, jenis alkohol lain seperti anggur dan minuman beralkohol lainnya juga sebaiknya dibatasi atau dihindari sepenuhnya untuk mencegah kekambuhan.

Makanan olahan

Seperti makanan cepat saji, makanan kaleng, serta makanan yang mengandung banyak bahan tambahan pengawet dan penyedap rasa dapat mempengaruhi metabolisme tubuh. Selain itu, jenis makanan ini umumnya juga tinggi garam dan lemak jenuh, yang dapat memperburuk peradangan pada persendian.

Oleh karena itu, lebih dianjurkan untuk memilih makanan segar yang diolah sendiri di rumah.

Penutup

Dengan memperhatikan berbagai gejala yang muncul, penderita harus menghindari makanan dan minuman yang bisa memperburuk kondisi asam urat.

Sebetulnya, menjaga kesehatan persendian sangat bergantung pada cara kita mengelola pola makan atau gaya hidup sehari-hari.

Baca juga:
Cara alami mengobati asam urat

Lihat Produk Herbal

Tulis Tanggapan atau Pertanyaan Disini …