Penyebab dan Pemicu Serangan Asma

Photo of author
Team Lasehatin
Update:

Asma adalah kondisi kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas. Penyakit ini dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa, dan seringkali bersifat kambuhan dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.

Namun, banyak yang belum tahu apa sebenarnya penyebab asma dan faktor-faktor yang memicunya.

Artikel ini akan mengulasnya secara lengkap!

Penyebab Asma

Faktor Genetik

Jika orang tua memiliki riwayat asma atau kondisi alergi seperti rinitis maupun eksim, maka risiko anak untuk mengalami asma memang cenderung lebih tinggi. Hal ini berkaitan dengan faktor genetik yang dapat diturunkan dalam keluarga.

Namun, penting untuk dipahami bahwa riwayat tersebut tidak serta merta membuat anak pasti akan kondisi yang sama.

Faktor Lingkungan

Paparan yang terus menerus dari berbagai zat seperti polusi udara, debu, serbuk sari, bulu hewan, tungau, bahan kimia, hingga jamur dapat memicu peradangan pada saluran pernapasan. Kondisi lingkungan inilah yang pada akhirnya dapat meningkatkan risiko berkembangnya penyakit asma.

Kebiasaan Merokok

Asap rokok mengandung ribuan zat berbahaya yang dapat merusak saluran pernapasan dan memicu peradangan. Paparan ini tidak hanya berdampak pada perokok aktif, tetapi juga orang di sekitarnya.

Pada ibu hamil, kebiasaan merokok atau sering terpapar asap rokok dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan fungsi paru-paru yang tidak optimal.

Bahkan pada orang dewasa yang sebelumnya tidak memiliki riwayat asma, kebiasaan merokok dalam jangka panjang dapat memicu munculnya keluhan asma.

Pemicu Sakit Asma

Pemicu adalah hal-hal yang membuat keluhan asma muncul atau memburuk pada orang yang sudah memiliki asma.

Infeksi Saluran Pernapasan

Seperti flu atau pilek disertai batuk dapat memperparah keluhan asma dan memicu serangan lebih parah. Karena itu, menjaga daya tahan tubuh serta menghindari kontak dengan orang sakit sangat penting.

Kondisi Cuaca

Udara dingin cenderung membuat saluran napas menyempit, sementara kelembapan tinggi meningkatkan pertumbuhan jamur dan tungau. Penderita asma perlu lebih berhati-hati saat musim berganti.

Stres Berkepanjangan

Saat stres, tubuh melepaskan hormon yang dapat mempengaruhi sistem pernapasan dan meningkatkan peradangan. Kondisi ini juga dapat membuat pola napas menjadi tidak teratur sehingga menimbulkan sesak napas.

Emosi yang Berlebihan

Marah, sangat sedih, cemas, atau tertawa berlebihan dapat membuat napas menjadi cepat dan tidak teratur. Hal ini dapat mengganggu keseimbangan pernapasan dan menyebabkan penyempitan saluran napas.

Aktivitas Fisik yang Terlalu Berat

Saat melakukan aktivitas yang lebih berat, kita bernapas lebih cepat melalui mulut, membuat udara yang masuk menjadi lebih kering dan dingin. Hal ini bisa mengiritasi saluran pernapasan.

Namun, penderita asma tetap boleh seperti olahraga, tapi yang ringan saja.

Obat-obatan Tertentu

Beberapa obat mengandung bahan seperti aspirin atau beta-blocker yang dapat menyebabkan penyempitan saluran napas pada sebagian orang yang sensitif.

Jika memiliki asma dan perlu mengonsumsi obat tertentu, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk mendapatkan alternatif yang lebih aman.

Makanan atau Minuman Tertentu

Makanan dan minuman yang mengandung pengawet, pewarna buatan, atau pemanis sintetis dapat memicu reaksi alergi atau iritasi.

Baca juga:
Makanan pantangan penyakit asma

Alergi Makanan

Pada sebagian orang memiliki alergi terhadap kacang-kacangan, telur, susu, atau seafood. Reaksi alergi tidak hanya berdampak pada pencernaan atau kulit, tetapi juga dapat menyebabkan pembengkakan dan penyempitan saluran pernapasan.

Penyakit Asam Lambung (GERD)

Naiknya asam lambung ke kerongkongan dapat mengiritasi saluran pernapasan dan memicu peradangan, sehingga memperburuk keluhan asma, terutama pada malam hari saat berbaring.

Penutup

Itulah berbagai penyebab asma yang harus diketahui bersama. Tapi, setiap orang memiliki pemicu yang berbeda, jadi kenali apa yang membuatnya kambuh dan hindari sebisa mungkin.

Semoga ulasan kami bisa berguna bagi yang membutuhkan.

Lihat Produk Herbal

Tulis Tanggapan atau Pertanyaan Disini …